BRMP NTB Perkuat SDM ICARE, Serap Praktik Terbaik Perbenihan Jagung di Jawa Timur
Sobat Tani, dalam upaya memperkuat implementasi Program ICARE, Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Nusa Tenggara Barat melaksanakan kegiatan Training Penguatan Kapasitas Petugas ICARE pada tanggal 12–14 Desember 2025 di Provinsi Jawa Timur.
Kegiatan ini diikuti oleh Tim PIU BRMP NTB, Kepala BPSB Provinsi NTB, Kepala Bidang Penyuluhan dan Kepala Bidang Agribisnis Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah, Penyuluh Pertanian Desa Mertak Tombok, Site Manager, Ketua Koperasi ICARE Maju Mandiri Modern, serta didampingi langsung oleh pemulia jagung hibrida, Dr. Andi Takdir Makkulawu.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan ke BRMP Jawa Timur. Dalam sambutannya, Kepala BRMP NTB menegaskan pentingnya kolaborasi antardaerah sebagai kunci keberhasilan pelaksanaan Program ICARE, khususnya dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia dan kelembagaan pendukung. Sejalan dengan hal tersebut, Kepala BRMP Jawa Timur selaku Penanggung Jawab Program ICARE Jawa Timur menyampaikan harapannya agar kunjungan dan diskusi yang dilakukan dapat menghasilkan rekomendasi strategis yang saling menguntungkan bagi kedua provinsi.
Diskusi yang berlangsung membahas berbagai aspek penting Program ICARE, mulai dari optimalisasi penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan), penguatan kelembagaan koperasi, hingga strategi kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna mendukung keberlanjutan program.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke sejumlah perusahaan produsen benih jagung hibrida di Jawa Timur, yaitu PT. Sari Bumi Indonesia di Gondanglegi, Kabupaten Malang;,PT. Soebandi Raja Agriculture di Srengat, Kabupaten Blitar, serta PT. Srijaya Internasional di Kepung, Kabupaten Kediri. Dalam kunjungan ini, peserta tidak hanya diperkenalkan dengan profil perusahaan, tetapi juga berkesempatan berdiskusi secara intensif dan melihat langsung proses pascapanen benih jagung hibrida, mulai dari sortasi, pengeringan, pemipilan, pengipasan, grading, hingga penyimpanan benih.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Provinsi NTB, khususnya lokasi pelaksanaan Program ICARE, dapat menjadi pelopor produksi benih jagung di NTB. Lebih jauh, NTB diharapkan mampu memproduksi benih jagung hibrida secara mandiri untuk memenuhi kebutuhan di tingkat provinsi maupun nasional, sekaligus memperkuat ketahanan dan kemandirian sektor pertanian daerah.